Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah melalui Satgas Covid-19 menegaskan lagi perihal vaksin Covid-19 gratis untuk masyarakat Indonesia.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan, Dr. Siti Nadia Tarmizi, M. Epid, mengisbatkan bahwa vaksin COVID-19 disediakan gratis untuk masyarakat, tanpa persyaratan apapun.

“Penyediaan vaksin Covid-19 untuk masyarakat adalah tanpa persyaratan keanggotaan dan kesibukan di BPJS Kesehatan, ” ujar Nadia melansir situs covid19. go. id, Jumat (25/12/2020).

Adanya vaksin gratis, lanjut Nadia diharapkan dapat mendorong optimisme serta kesediaan masyarakat untuk mengikuti program dan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 setelah dinyatakan aman dan ampuh oleh Badan Pengawas Obat dan Sasaran (Badan POM).

“Disiplin 3M (Memakai masker, Menjaga jangka serta hindari kerumunan, Mencuci lengah pakai sabun) dan siap pada vaksinasi setelah vaksin siap, ” kata Nadia menghimbau.

Sebelumnya, Nadia mengatakan, sesuai arahan Presiden Jokowi Widodo (Jokowi), vaksinasi bersifat gratis. Tapi, yang berhak mendapatkan vaksin hanya ditujukan untuk masyarakat yang sehat dan cuma untuk mereka yang berusia 18-59 tahun.

Syarat siapa saja yang mendapatkan vaksin, mula-mula tentu saja harus sehat, tidak mungkin orang sakit divaksin, ” ujarnya dalam konferensi pers digital.

“Kedua usia. Mereka yang divaksin adalah berusia 18 tahun hingga 59 tahun. ”

Selain menggratiskan vaksin Jokowi mengatakan akan menjadi penyambut pertama vaksin Covid-19 yang telah mendapatkan izin penggunaan darurat lantaran BPOM.

Saat ini Indonesia sudah mendatangkan 1, 2 juta dosis vaksin jadi hak Sinovac dan menunggu izin BPOM. Sisanya 1, 8 juta jumlah vaksin jadi Sinovac akan hadir lagi bulan ini.

Kementerian BUMN mengungkapkan sudah mengamankan 155 juta dosis vaksin. Sisanya sedang diusahakan. Pemerintah berencana melangsungkan vaksinasi terhadap 182 juta penduduk Indonesia.

Pemerintah sudah menetapkan 6 jenis vaksin Covid-19 untuk bisa dapat digunakan dalam Indonesia. Keenam vaksin tersebut diproduksi oleh PT Bio Farma (Persero), AstraZeneca, dan China National Pharmaceutical Group Corporation (Sinopharm).

Selain itu, vaksin covid-19 kreasi Moderna, Pfizer Inc and BioNtech, serta Sinovac Biotech juga bisa digunakan di Indonesia. Keputusan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan tubuh Nomor HK. 01. 07/ Menkes/ 9860/ 2020 tentang Penetapan Jenis Vaksin Untuk Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19.



(sef/sef)