Jakarta, CNBC Nusantara – Pemerintah masih akan terus menggelontorkan program perlindungan sosial melalui Bantuan Sosial pedengan Bansos.

Adapun program perlindungan sosial di tahun aliran, sudah disiapkan anggaran Rp 408, 7 triliun. Kemungkinan pemerintah hendak mengalokasikan untuk program yang sudah eksisting. Namun, berbagai rencana itu masih bisa berubah.

Program perlindungan sosial, yang peluang akan berlanjut di antaranya Kalender Keluarga Harapan (PKH) dengan jumlah Kelompok Penerima Manfaat (KPM)-nya masih sama, yaitu 10 juta. Sementara itu, kartu sembako akan diberikan kepada 18, 8 juta karakter, jumlah yang sama dengan realisasi tahun ini.

Tumpuan sosial (Bansos) tunai diperkirakan akan dibagikan kepada 9 juta KPM pada tahun depan namun dengan target-target yang tergantung pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dengan sedang diperbaharui antara pemerintah induk dengan daerah.

Pelestarian sosial tahun depan juga mau ditujukan kepada siswa penerima sandaran Program Indonesia Pintar (PIP) & mahasiswa yang memperoleh Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Jumlahnya masing-masing adalah 20, 1 juta dan 1, 1 juta.

Kemenkeu bersama dengan Kementerian Pelajaran dan Kebudayaan masih melihat jalan reformasi perlindungan sosial ini. Tak hanya dari sisi jumlah, serupa cara disbursement yang sangat menentukan efektivitas bantuan sosial kepada penerimanya.

HALAMAN SELANJUTNYA > > BANSOS TUNAI