Jakarta, CNBC Indonesia –  Pakistan dikabarkan menanggung China di Laut China Daksina (LCS). Bukan hanya itu, jati Muslim itu disebut juga menanggung aksi China di Taiwan, Xinjiang dan Tibet.

Melansir media China CGTN, hal tersebut terungkap dalam pertemuan Menteri Pertahanan dan Jenderal Tentara Pembebasan Anak buah (PLA) Wei Fenghe dengan Pemimpin Pakistan Arif Alvi dan Perdana Menteri Imran Khan di Islamanad awal pekan ini. Pakistan dikenal mendukung Beijing dalam isu-isu yang kini jadi bahasan global itu.


“Di bawah kepemimpinan kedua negeri… kedua belah pihak telah menguatkan kerja sama di berbagai aspek dan saling mendukung secara kasar dalam isu-isu yang menyangkut hajat inti mereka, ” tulis media itu dikutip Kamis (3/12/2020).

“China bersedia untuk memajukan komunikasi strategis, memperkuat kepercayaan penting timbal balik dan meningkatkan penyelarasan strategis dengan Pakistan untuk menetapkan hubungan antara kedua militer ke tingkat yang lebih tinggi”.

Sebelumnya di LCS, klaim 80% China di dalam kawasan tersebut membuat konflik dengan sejumlah negara ASEAN seperti Malaysia, Filipina, Vietnam, Brunei dan RI di Natuna.
Ricuh dalam LCS juga membuat Amerika Serikat (AS) masuk ke perairan. Daerah Paman Sam kerap meluncurkan proses dengan dalih kebebasan navigasi & kepentingan sekutu.

Tengah di Taiwan, China juga berkonflik dengan Taipe, di mana Beijing tak mengakui kemerdekaan negeri itu. Di Xinjiang, China kerap dikecam Barat, karena tudingan melakukan diskriminasi ke Muslim Uighur, etnis minoritas di sana.

Pada Tibet, China panas dengan India soal perbatasan. Kerusuhan yang berujung kematian tentara India, sempat terjadi di pertengahan tahun dan membuat aksi boikot besar-besaran negara Bollywood ke produk dan teknologi China.

Sementara itu, dikutip dari media DND, kedua negeri telah menandatangani kesepahaman (MoU) tentara baru untuk meningkatkan hubungan pertahanan. Perjanjian terkait kelanjutan kerja sama pertahanan dan pembangunan kapasitas Barisan Darat Pakistan.

Selain itu, kedua negara juga membahas proyek yang sedang berjalan pada bawah China Pakistan Economic Corridor (CPEC). Di mana militer Pakistan memainkan peran yang semakin menganjurkan.

[Gambas:Video CNBC]
(sef/sef)