Jakarta, CNBC Indonesia- Media terkemuka Fortune menjadikan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati sebagai Wanita Memutar Berpengaruh di Dunia (Most Powerful Women International).

Nicke berada di urutan ke 16 dan mengalahkan sejumlah CEO global dunia, seperti CEO & Penasihat Eksekutif Temasek Ho Ching (#20), President Foods and Refreshment, Unilever Hanneke Faber (#23) dan CFO Royal Dutch Shell Jessica Uhl (#29), Presiden Novartis Oncology Susanne Schaffert (#31), dan CEO, Beauty Procter & Gamble R. Alexandra (Alex) Keith (#34).

Selain itu, Nicke yang ialah lulusan Teknik Industri Institut Teknologi Bandung dan Magister Hukum Bisnis dari Universitas Padjajaran, juga ialah wanita Indonesia satu-satunya dalam 50 Wanita Paling Berpengaruh di Dunia pada tahun ini,


“Sebagai CEO dan Dirut Pertamina, Nicke memimpin perusahaan dengan perolehan tahunan lebih dari US$ 54, 6 miliar dengan sekitar 32. 000 karyawan di seluruh negeri, ” tulis Riset Fortune kepada penilaian Nicke, Rabu (21/10/2020),

Foto: pertamina

Fortune juga menyatakan Nicke yang menjabat Dirut sejak 2018, mendapatkan tugas baru dari Negeri Indonesia untuk melakukan transformasi dalam Pertamiina dengan anak usaha yang melantai di Bursa Efek Indonesia, untuk 2 tahun ke depan.

Wanita kelahiran Tasikmalaya pada tahun 1967 ini selalu dianggap berhasil memimpin Pertamina di tengah tantangan pandemi Covid-19, dengan efisiensi biaya dan belanja simpanan serta menurunkan produksi minyak.

Sebagai informasi Most Powerful Women International merupakan penghargaan Fortune terhadap 50 wanita yang menyesatkan berpengaruh dalam dunia bisnis secara basis perusahaan di luar Amerika Serikat.

[Gambas:Video CNBC]
(dob/dob)