Jakarta, CNBC Indonesia – Sejak dibuka pada Sabtu (8/8/2020) hingga Senin (10/8/2020), jumlah pendaftar program Kartu Prakerja Gelombang 4 sudah lebih dari bagian yang tersedia, yaitu 800 seperseribu peserta.

Head of Communication Manajamen Pelaksana Program (PMO) Kartu Prakerja Louisa Tuhatu mengutarakan, jumlah pendaftar masih terus hidup. PMO pun masih terus melaksanakan rekonsiliasi data untuk memilih bahan peserta program tersebut.

Adapun, kata Louisa, bagi calon peserta yang kesulitan untuk memasukkan secara daring (online), para calon peserta bisa melakukan pendaftaran secara luring (offline) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) atau di pemerintah wilayah, melalui Dinas Ketenagakerjaan.

“Dalam proses seleksi PMO menghiraukan daftar prioritas yang diberikan sebab K/L, ” kata Louisa pada CNBC Indonesia, Senin (10/8/2020).

Adapun, dalam penyeleksian secara luring, menurut dia, tidak tersedia campur tangan dari PMO. Artinya, PMO hanya tinggal menerima proposal peserta yang sudah dipilih oleh Kemenaker.

Menurut Louisa, ada tujuh tingkatan yang harus dilalui untuk mampu menjadi penerima Kartu Prakerja. Ketujuh tahapan itu di antaranya:

1. Pendaftaran
Dalam mana peserta bisa mendaftarkan diri melalui situs www.prakerja.go.id dan melaksanakan akun dengan data diri calon peserta

2. Pilihan
Di mana para calon peserta harus mengikuti seleksi test motivasi dan kemampuan dasar, buat bisa bergabung ke gelombang pendaftaran dan calon peserta menunggu pemberitahuan hasilnya.

3. Pilih pelatihan
Jika lolos dan menjadi peserta program Kartu Prakerja, peserta diminta untuk memilih pelatihan di mitra platform digital sah dan menggunakan insentif Rp satu juta untuk membeli program pelatihan program Kartu Prakerja.

4. Ikuti pelatihan
Jikalau peserta sudah mengikuti pelatihan, oleh sebab itu akan mendapatkan sertifikat elektronik.

5. Beri ulasan & rating.
Peserta program Kartu Prakerja diharapkan untuk memberikan ulasan dan rating terhadap pelatihan yang sudah diikuti.

enam. Insentif pascapelatihan.
Apabila seluruh pelatihan telah diselesaikan, maka peserta kemudian bisa mendapatkan insenif Rp 600 ribu per bulan selama 4 bulan setelah menyelesaikan pelatihan

7. Insentif pasca survey kebekerjaan.
Peserta juga bisa mengisi 3 survey yang diberikan pasca pelatihan dan hendak menddapatkan insenif Rp 50 seperseribu untuk setiap survey.



[Gambas:Video CNBC]
(miq/miq)