Jakarta, CNBC  Indonesia awut-awutan Pertamina terus bergerak membantu kaum rentan yang terdampak Covid-19. Lengah satunya penyandang disabilitas. Kali tersebut, PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) III menyalurkan bantuan alat bantu dengar (hearing aid) dengan nilai total Rp 220 juta rupiah, yang diperuntukkan bagi 110 penyandang disabilitas sensorik (tuna rungu) di wilayah DKI Jakarta, yang terdampak pandemi Covid-19.

Bagi penyandang disabilitas sensorik, alat bantu dengar ataupun hearing aid berperan untuk membangun mempermudah penyandang disabilitas dalam berkomunikasi dengan orang lain dalam kesibukan sehari-hari.

Adapun perangkat ini berperan untuk memperkuat petunjuk suara atau bunyi yang invalid jelas, sehingga suara yang diterima pengguna dapat menjadi lebih cara. Alat tersebut dapat menganalisa serta memproses semua suara yang menghunjam, menyesuaikan dengan kondisi pendengaran dibanding individu yang menggunakannya.


Bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa alat bantu (hearing aid) penunjang fisik untuk 110 orang penyandang disabilitas sensorik tersebut, diserahkan langsung oleh Unit Manager Communication, Relations & CSR MOR III Eko Kristiawan serta Kepala Biro Sosial Provinsi DKI Jakarta Irmansyah, kepada 5 orang perwakilan penyandang disabilitas sensorik pada Kamis (12/11) siang, di Kantor Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, Gunung Sahari, Jakarta Pusat.

“Tak dapat dipungkiri bahwa fungsi indera pendengaran sangat krusial dalam menunjang aktivitas seseorang. Sebagai bentuk pertolongan kami atas perlindungan dan pemenuhan hak disabilitas, kami harap bantuan hearing aid ini dapat bermanfaat untuk membantu para penyandang disabilitas sensorik dalam berkomunikasi dengan orang lain, sehingga dapat menunjang aktivas sosial sehari-hari, ” ujar Unit Manager Communication, Relations & CSR MOR III Eko Kristiawan.

Eko memasukkan, di masa pandemi Covid-19 penyandang disabilitas turut memerlukan perhatian serta dorongan agar mereka dapat berdiri dan hidup mandiri.

“Kami ingin terus memotivasi para-para penyandang disabilitas untuk terus terbit dan semangat, serta jangan kecil untuk berekspresi dan mengaktualisasikan muncul. Sehingga tidak ada lagi stigma negatif dan penyandang disabilitas mampu mendapatkan kesempatan yang sama dengan orang lain, ” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Besar Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta Irmansyah turut mengapresiasi bantuan dan kolaborasi dari Pertamina.

“Pemprov DKI tidak bisa tunggal dalam memenui kebutuhan seluruh penyandang disabilitas, sehingga kolaborasi sangat diperlukan. Apresiasi yang tinggi dan terima kasih kepada Pertamina atas tumpuan yang diberikan kepada penyandang disabilitas, ” ujar Irmansyah dalam sambutannya.

Ungkapan senada serupa turut disampaikan Berliana, gadis berusia 12 tahun yang turut hadir siang itu sebagai perwakilan disabilitas sensorik yang menerima langsung kendaraan bantu dengar dari Pertamina dan Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta. Alat bantu dengar yang diterima Berliana hari ini pun, menjadi yang pertama yang ia miliki.

“Terima kasih Pertamina telah diberikan alat bantu dengar, ” ucap Berliana melalui pendampingnya.

[Gambas:Video CNBC]
(dob/dob)