Jakarta, CNBC  Indonesia –  PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), selaku operator Wilayah Kerja (WK) Mahakam secara dukungan SKK Migas dan PT Pertamina Hulu Indonesia selaku pokok perusahaan, menerima penghargaan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang diserahkan oleh Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah, Kamis (8/10/2020).

Penyerahan penghargaan tersebut berlangsung secara daring dalam acara Penganugerahan Penghargaan K3 2020 yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan, di Jakarta. PHM mendapatkan nilai 96, 98% dan berada dalam kategori Satisfactory/Golden Flag. Penghargaan SMK3 adalah bagian dari sistem tadbir perusahaan dalam pengendalian risiko dengan berkaitan dengan kegiatan kerja bertugas terciptanya tempat kerja yang tenteram, efisien dan produktif.

Menteri Ketenagakerjaan dalam sambutannya membuktikan angka kecelakaan kerja di Nusantara di tahun 2019 mencapai 130. 923 kasus. Meskipun kasusnya mendarat dari tahun 2018 akan tetapi upaya untuk menciptakan lokasi kerja yang aman merupakan tanggung berat bersama. “Area kerja yang tenang dan sehat merupakan perwujudan Sustainable Development Goals point 8, Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, ” ungkap Ida Fauziyah.


Menanggapi penghargaan yang diterima PHM dalam penerapan SMK3, Deputi Berdiam SKK Migas Julius Wiratno menyampaikan selamat dan apresiasi kepada PHM atas capaian tersebut.

“Keselamatan, kesehatan dan keamanan (K3) adalah prioritas dan nomor satu dalam industri hulu migas. SKK Migas terus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap implementasi K3 dalam semua Kontraktor KKS. Pelaksanaan K3 yang baik akan memberikan tanggungan produksi migas yang aman & berkelanjutan. Kita patut bersyukur, tingkat pelaksanaan K3 di Indonesia bertambah baik dari rata-rata dunia. Capaian ini harus kita pertahankan bergabung, ” kata Julius.

General Manager PHM, Agus Amperianto menyambut baik pemberian penghargaan SMK3 kepada PHM. “Kami sangat berbangga dengan penghargaan itu dan berharap akan semakin menyegerakan para perwira di PHM buat selalu bekerja dalam keadaan damai dan pulang dalam keadaan terlepas. ”

Selain penghargaan SMK3, PHM juga menerima penghargaan nihil kecelakaan (Zero Accident Award) untuk 6 lapangan di WK Mahakam: Bekapai (BKP), Handil Central Processing Area (HCA), Senipah, Peciko dan South Mahakam (SPS), North Processing Unit (NPU), Central Processing Unit (CPU) dan South Processing Unit (SPU) termasuk juga Balikpapan Base.

Dalam kesempatan yang serupa, PHM juga menerima penghargaan Pencegahan dan Penanggulangan (P2) HIV/AIDS. Penghargaan ini merupakan pengakuan daripada Kementerian Ketenagakerjaan karena konstribusi dengan intensif dan terus menerus di penerapan Program P2-HIV dan AIDS di tempat kerja.

Agus menambahkan penerapan SMK3 tersebut dilandasi kesadaran sebagai perusahaan minyak dan gas yang memiliki risiko yang tinggi dalam kegiatan operasionalnya. “Penerapan prinsip-prinsip Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja akan melindungi seluruh pekerja untuk melaksanakan tugasnya dengan aman dan sehat, ” katanya.

Keselamatan migas adalah ketentuan tentang standarisasi logistik, sumber daya manusia, pedoman umum instalasi migas dan prosedur kerja agar instalasi migas dapat jalan dengan handal, aman dan santun lingkungan, sehingga tercipta kondisi aman dan sehat bagi pekerja (K3), aman bagi masyarakat umum dan lingkungan serta aman dan meyakinkan bagi instalasi migas sendiri.

Khususnya di PHM, Agus menambahkan, “Bagi PHM, keselamatan pelaku adalah hal utama dan adalah perlindungan dan keamanan serta kesehatan tubuh pekerja agar terhindar dari penderitaan kerja, sehingga persyaratan kerja dengan harus dipenuhi, antara lain terdapatnya standarisasi kompetensi, tempat kerja serta lingkungan kerja yang baik, modus kerja dan penggunaan alat penjaga diri (APD) bagi yang hidup di tempat berbahaya. ”

Sebagai informasi, hingga 7 Oktober 2020, PT Pertamina Desa Mahakam telah mencapai 845 keadaan tanpa Kecelakaan yang Menyebabkan Kehilangan Hari Kerja (Lost Time Injury) atau setara dengan 70. 779. 246 jam kerja.

[Gambas:Video CNBC]
(dob/dob)