Jakarta, CNBC Indonesia – Pasar keuangan Indonesia ditutup muda pada perdagangan kemarin. Setelah sempat gamang pada awal-awal perdagangan, pasar saham dan valas mantap bangkit.

Kemarin, Indeks Kehormatan Saham Gabungan (IHSG)  ditutup menguat tajam 1, 46%. IHSG telah berada di atas 5. 600.


Sementara  nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat 0, 14% di perdagangan pasar spot. Rupiah yang sempat melemah keputusannya bangkit meski dolar AS masih bertahan di atas Rp 14. 100.

Kabar cantik seputar vaksin anti-virus corona ( Coronavirus Disease-2019 /Covid-19) berhasil mengangkat optimisme pelaku pasar. Akhir pekan lalu, calon vaksin yang dikembangkan oleh Pfizer & BioNTech telah didaftarkan untuk menggondol izin penggunaan darurat ( Emergency Use Authorization /EUA). Vaksin ini diklaim punya level efektivitas 94, 5% untuk membangun imun tubuh dari serangan virus mematikan yang awalnya menyebar di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Republik Rakyat China tersebut.

“Pengajuan izin ini menandakan penerimaan baru dalam usaha kami mengantarkan vaksin Covid-19 kepada dunia. Kami sudah memiliki gambaran yang lebih lengkap tentang keamanan vaksin tersebut, ” kata CEO Pfizer Albert Bourla, sebagaimana diwartakan Reuters.

FDA belum bisa berkomentar kapan EUA mampu diberikan. Namun yang jelas FDA akan mengadakan rapat pleno di dalam 10 Desember 2020 di mana para anggota akan membahas penerapan vaksin. Alex Azar, Menteri Kesehatan tubuh AS, memperkirakan izin EUA bakal keluar pada pertengahan Desember.

“Jika datanya solid, oleh sebab itu dalam hitungan minggu izin mampu keluar terhadap vaksin yang mempunyai efektivitas 95%, ” ungkap Azar dalam wawancara dengan CBS, sama dengan dikutip dari Reuters.

Calon vaksin lain yang selalu memberi kabar gembira adalah yang dikembangkan oleh AstraZaneca dan Universitas Oxford. Vaksin ini disebut-sebut punya tingkat keberhasilan 90%.

“Ini artinya kita akan punya vaksin bagi seluruh dunia, ” ujar Andrew Pollard, Direktur Universitas Oxford, seperti dikutip dari Reuters.

Vaksin yang dikembangkan di Inggris ini punya sejumlah keunggulan. Pertama harganya relatif murah dibandingkan dengan buatan Pfizer atau Moderna. Kedua, bisa dikirim secara lemari pendingin biasa sementara vaksin Pfizer harus disimpan di guru -70 derajat celcius.

Seiring dengan akan hadirnya berbagai vaksin yang manjur, pemerintah dalam berbagai negara pun menyusun muslihat vaksinasi massal untuk terbebas dibanding jeratan pandemi. Pemerintah Inggris menetapkan vaksinasi massal akan berlangsung di kuartal I-2021.

“Vaksin akan didistristribusikan dan disuntikkan pada Januari, Februari, Maret. Kami berharap ketika Hari Paskah kehidupan telah berangsur normal, ” ungkap Matt Hancock, Menteri Kesehatan Inggris, sama dengan diwartakan Reuters.

Harapan akan hidup normal yang selamat dari pembatasan sosial ( social distancing ) & karantina wilayah ( lockdown ) tentu sesuatu yang sangat menggembirakan. Semua orang sudah lelah hidup dirundung rasa gamang selama berbulan-bulan. Semua rindu hidup seperti dulu, bebas berkegiatan serta kesempatan kerja terbuka luas.

Harapan ini diwujudkan oleh investor dalam bentuk memburu aset-aset berisiko. Saat hati sedang senang, buat apa main aman?