Jakarta, CNBC Nusantara – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyampaikan optimismenya soal vaksin virus corona (Covid-19). Diutarakannya, vaksin bisa jadi bahkan sebelum 2020 akhir yakni di November 2020.

Kepada wartawan di Gedung Suci, ia menjelaskan itu. Mungkin, kata pendahuluan dia, tersedia pada Pemilu Kepala AS 3 November.

Ia mengatakan pelepasan vaksin saat waktu pemilu tak ada salahnya. “Tujuannya adalah untuk menyelamatkan nyawa, ” tulis Reuters mengutip Trump, Kamis (6/8/2020).

Optimisme soal vaksin serupa diutarakan ahli penyakit menular GANDAR dan juga Penasehat Gedung Suci Anthony Fauci. Meski tak detil, ia menyebut akan ada vaksin potensial yang segera diluncurkan akhir tahun ini.

Meski kecil konservatif dibanding pejabat AS lainnya, ia meramalkan puluhan juta juta vaksin mungkin sudah akan tersedia di akhir 2021. Ia berharap ini bisa jadi solusi dari pandemi Covid-19 yang menginfeksi 18 juta orang di dunia zaman ini.

“Pemerintah federal telah meletakkan lebih dari ‘satu telur dalam keranjang’, ” katanya dalam wawancara eksklusif dengan Reuters, dikutip Kamis (6/8/2020).

“Saya sangat yakin bahwa kita akan memiliki vaksin yang pas efektif untuk disetujui. ”


“Saya meminta… saat kita menjalani 2021… kita akan mendapatkan keadaan bahwa segenap sudah terkendali, ” tegasnya sedang.

Sebelumnya sejumlah kongsi dunia berlomba membuat vaksin. Bukan hanya China, ini juga dikerjakan perusahaan AS, Inggris, Jepang maka Rusia.

Pemerintah GANDAR juga telah menghabiskan miliaran dolar untuk pembuatan vaksin dengan sebanyak perusahaan. Diantaranya Johnson & Johnson, Moderna Inc, Pfizer, Novavac Inc dan Sanofi SA.

RI sendiri juga melakukan tes coba mencari vaksin potensial. Salah satunya melalui kerja sama secara China.

[Gambas:Video CNBC]
(sef/sef)