Jakarta, CNBC Indonesia kacau Bursa saham Amerika Konsorsium (AS) melaju ke kolom hijau pada perdagangan Senin (5/4/2021), menyambut rilis petunjuk ketenagakerjaan yang positif pada tengah percepatan vaksinasi.

Ruang Dow Jones Industrial Average melesat 300 poin pada pukul 08: 30 periode setempat (20: 30 WIB) dan 30 menit kemudian agak surut menjadi 288, 95 poin (+0, 87%) ke 33. 442, 16. Namun, S& P 500 naik 42, 3 poin (+1, 05%) ke 4. 062, 13 dan Nasdaq lompat 144, 5 poin (+1, 07%) ke 13. 624, 63.

Saham Tesla melesat lebih dari 6% setelah merilis angka produksi dan pengiriman produk yang mengalahkan ekspektasi pasar. Sebaliknya, saham GameStop anjlok mematok 10% setelah manajemen mencanangkan rencana penjualan saham senilai US$ 1 miliar.


Data tenaga kerja yang dirilis Jumat lalu dan menunjukkan ada 916. 000 slip gaji baru dengan diterbitkan pada Maret. Nilai itu jauh lebih bagus dari ekspektasi ekonom sebesar 675. 000 slip upah. Angka pengangguran turun menjadi 6% dari bulan sebelumnya 6, 2%.

“Hal ini mencerminkan efek pembukaan pembatasan sosial, kemajuan laju vaksinasi dan dorongan yang dimunculkan oleh stimulus fiskal, ” tutur Anu Gaggar, analis investasi global senior Commonwealth Financial Network, seperti dikutip CNBC International .

Menguatnya laju pembukaan lapangan kerja dan penggajian, lanjut dia, bakal menjadi penekan harga barang untuk menguat dan menilai kesabaran bank sentral GANDAR (Federal Reserve/The Fed) pada mempertahankan kebijakan moneter longgar.

Wall Street mengawali bulan April dengan reli. Ruang S& P 500 melompat lebih dari 1% & untuk pertama dalam sejarahnya menembus level psikologis 4. 000 pada Kamis pasar lalu, sehingga secara tahun berjalan mencetak reli sejumlah 7%.

Kenaikan tersebut terjadi setelah Presiden AS Joe Biden memperkenalkan program infrastruktur yang akan fokus membentuk jalan, jembatan, bandara, dan layanan data pita lebar ( broadband ). Demikian juga dengan mobil listrik dan pengukuhan sistem kelistrikan AS.

Namun, program yang bakal didanai dari kenaikan pajak korporasi menjadi sebesar 28% tersebut mendapat kecaman dari Kelompok Republik, karena proyek senilai US$ 2 triliun tersebut memasukkan inisiatif program yang tak menyasar persoalan infrastruktur tradisional.

Senator dari Partai Republik Roy Blunt, daripada daerah pemilihan Missouri, mendesak pemerintah untuk memangkas program tersebut menjadi sekitar US$ 615 miliar dan berfokus pada infrastruktur fisik serupa jalan dan bandara.

Pimpinan Senat Mitch McConnell pekan lalu menegaskan bahwa kalender Biden tersebut tak mau mendapat dukungan dari Partai Republik dan berjanji mau mementahkannya.

Dari sisi pandemi, pemerintah AS melaporkan nilai vaksinasi telah menembus 3 juta per hari di sepekan terakhir.

TIM RISET CNBC INDONESIA

[Gambas:Video CNBC]
(ags/ags)